Jum'at, 16/07/2021 09:32 WIB
Jakarta, Jurnas.com- Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito menerangkan vaksinasi berperan penting dalam meminimalisir varian baru Covid-19. Hal ini sesuai dengan penelitian kemunculan kasus positif Covid-19 usai individu menerima vaksin.
"Dari 1,8 juta genome virus Covid-19 di 183 negara menyebutkan pasien yang telah menerima vaksin Covid-19 dan positif maka terlihat adanya penurunan mutasi," ujar Wiku dalam keterangan persnya, Kamis (15/7/2021).
"Maka dari itu, vaksinasi berperan penting dalam meminimalisir varian baru," sambungnya.
Wiku menyebut, dua dosis suntikan vaksin Covid-19 sudah cukup dalam membentuk kekebalan tubuh. Lantaran, antibodi penerima vaksin dapat bertahan dalam jangka waktu lama baik hitungan bulan atau tahun.
Pemerintah Siapkan 135 Pos Vaksinasi Covid-19
Masyarakat Diimbau Lengkapi Vaksinasi Covid-19
China Buka Perbatasan, Thailand Keluarkan Aturan Baru untuk Pelancong
Kendati demikian, ia menyebut maraknya varian baru dapat mempengaruhi efektivitas vaksinasi yang telah diterima.
"Dalam hal ini, WHO menyatakan vaksinasi Covid-19 sangat penting terutama dalam meminimalisir gejala yang ditimbulkan ketika dalam keadaan positif Covid-19," tandas Wiku.
Sebagai informasi, data dari Kementerian Kesehatan sampai dengan Kamis (15/7/2021) kemarin, masyarakat yang telah menerima suntikan vaksin Covid-19 dosis kedua sekitar 15.810.099 orang atau 7,59 persen. Sementara, untuk penerima vaksin dosis pertama berjumlah 39.628.149 orang atau jika dipersentasekan sebanyak 19,03 persen.
Keyword : Vaksinasi Covid-19Wiku Adsasmito