Demo 4 November Bukan Gerakan Moral

Jum'at, 11/11/2016 15:22 WIB

Jakarta - Pengamat politik dari Lembaga Pemilih Indonesia Boni Hargens menyatakan demonstrasi 4 November bukan gerakan moral. Sebaliknya, ia menuding aksi yang melibatkan ratusan ribu umat Islam tersebut sebagai gerakan politis.

Alasannya, gerakan tersebut berlangsung ditengah momentum jelang Pilkada DKI. "Gerakan berjubah agama itu telah diplintir oleh sebagian aktor menjadi gerakan politik melawan pemerintahan Jokowi," ujar Boni dalam acara diskusi "Siapa Aktor Dibalik 4/11?," di Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (11/11/2016).

Boni menyebut adanya sejumlah politisi yang terlibat dalam demonstrasi. Kehadiran mereka, kata Boni menjadi bukti penguat bahwa aksi tersebut dipolitisasi.

"Itu terungkap misalnya dalam rekaman video orasi Ahmad Dhani (musisi/calon wakil bupati Bekasi) yang dengan jelas menghina Presiden Jokowi dengan memakai kata "Anjing". Tanyakan juga ke Fachri Hamzah, kenapa dia ada disitu," ucapnya.

Selain menyebut Dhani dan Fachri, Boni juga menilai adanya peran mantan presiden yang juga ketua umum DPP Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Ini sebuah gerakan kekuasaan untuk kepentingan Pilkada DKI Jakarta mengingat putra SBY, Agus Yudhoyono juga ikut bertarung," tandasnya.

TERKINI
IRGC Sebut Sanksi Ekonomi Justru Rugikan AS Dibanding Iran Kian Nyetel, Carlos Espi Jadi Ancaman untuk Mbappe-Vinicius Korban Agresi Israel ke Palestina Terus Bertambah, Tembus 73.651 Orang Jamu Chelsea di Derbi London, Arsenal Bidik Rekor Baru