Sabtu, 10/07/2021 19:53 WIB
Jeddah, Jurnas.com - Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengatakan, jemaah haji akan diterima pada 17 dan 18 Juli di empat pusat, sebelum diangkut ke Masjidil Haram dengan bus untuk melakukan tawaf kedatangan sebelum menuju ke tempat suci.
Izin dikeluarkan untuk warga negara dari 150 negara. Prioritas diberikan kepada mereka yang belum pernah melakukan haji sebelumnya, dan kelompok umur tertentu.
Kementerian Haji dan Umrah juga meminta semua orang yang memenuhi syarat yang diberikan izin haji tahun ini untuk mengunjungi pusat vaksin COVID-19 terdekat untuk mengambil dosis kedua mereka tanpa membuat janji sebelumnya, dan untuk mematuhi tindakan pencegahan dan kehati-hatian.
Sementara itu, Arab Saudi melaporkan 14 kematian terkait COVID-19 lagi pada hari Jumat, menjadikan jumlah keseluruhan menjadi 7.947.
Saan Pastikan Layanan Jemaah Haji di Madinah Siap, Termasuk Hotel Bintang 5
Kemenhaj Ingatkan Jemaah soal Larangan Bawa Zamzam dalam Koper
Sambut Kepulangan Haji, Bandara Siapkan Layanan Lansia dan Disabilitas
Ada 1.133 kasus baru, yang berarti 498.906 orang di negara itu kini telah tertular penyakit tersebut. Sebanyak 11.250 kasus tetap aktif, di mana 1.378 pasien dalam kondisi kritis.
Dari kasus baru, 328 berada di Riyadh, 245 di Mekah, 206 di Provinsi Timur, dan 68 di Madinah. Selain itu, kementerian mengatakan 1.582 pasien telah pulih dari penyakit itu, meningkatkan jumlah total pemulihan di Kerajaan menjadi 479.709.
Arab Saudi sejauh ini telah melakukan 22.805.670 tes reaksi berantai polimerase. Sementara itu, 19.327.697 orang telah menerima suntikan COVID-19, termasuk 1.392.592 orang lanjut usia.
Pusat pengujian dan pusat perawatan yang didirikan di seluruh negeri telah menangani ratusan ribu orang sejak wabah COVID-19. (Arab News)