Rabu, 09/11/2016 13:10 WIB
Jakarta - Para pengguna sosial media di AS banyak mengungkapkan keterkejutannya atas perolehan suara yang dimenangkan Trump. Mereka menyatakan jangan-jangan calon dari Partai Republik itu, Donald Trump, adalah presiden baru Amerika.
Partai Demokrat sendiri tentu saja berharap bahwa Hillary Clinton akan memenangi pemilihan presiden AS 2016 kali ini. Namun, mengingat pesaingnya tersebut telah memenangkan pemilihan suara di wilayah-wilayah kunci, seperti Ohio dan Florida, harapan tersebut tidaklah pupus.
Banyak pengguna media sosial yang marah, terkejut, bingung dan pusing menghadapi kemungkinan bahwa bisa saja presiden AS yang baru adalah Donald Trump, yang vokalnya keras terdengar cenderung pro pada kekerasan.
"Malam ini lebih menakutkan ketimbang Halloween," ucap akun @JaiManny.
Dukung Kamala Harris, Christina Applegate hingga Cardi B Kecewa dengan Menangnya Donald Trump
Pilpres AS, Melania Trump Tampil Modis dengan Gaun Dior Daur Ulang
Kamala Harris Unggul Tipis Atas Trump dalam Survei Terbaru Pilpres AS
"Inilah Amerika. Anti kulit hitam, anti muslim, anti gay, serakah, fasis, Beginilah dan akan selalu menjadi Amerika," ucap @JuamMThopson.
"Saya telah memiliki paspor Irlandia," jelas @MiaFarrow.
Pernyataan MiaFarrow, mengingatkan pada lontaran-lontaran yang pernah dinyatakan selebritas AS, jika Trump memenangkan pemilihan presiden AS, banyak dari mereka akan minggat dari AS. Benarkan itu akan terjadi? Pernyataan-pernyataan serupa juga pernah terjadi di Indonesia, saat pemilihan presiden yang digelar pada tahun 2014 lalu.[]