Minggu, 20/06/2021 09:11 WIB
Bali, Jurnas.com - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mendorong para Bupati untuk memperbaiki sistem logistik dan memanfaatkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk membangun pertanian maju, mandiri dan modern.
Dorongan itu disampaikan Syahrul saat memberi arahan kepada para Bupati yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) di Nusa Dua Bali, Sabtu (19/6).
Sistem logistik dan program KUR, kata Syahrul, dua kunci penting dalam mewujudkan sistem ketahanan pangan nasional.
"Membangun pertanian itu enggak cukup dengan APBN karena sampai kapanpun tidak akan selesai. Maka itu tugasmu sekarang adalah perbaiki sistem logistik dan libatkan semua pihak untuk membangun pertanian," ujarnya.
Fellowship Tanoto Foundation Cohort Dibuka, Ini Kriteria dan Jadwalnya
Rapat dengan BKD Batal, Pembahasan RUU Pemilu Tertunda
Catat Ya! Ini Enam Tanda Tubuhmu Kekurangan Vitamin C
Syahrul mengatakan, ke depan para Bupati harus bisa membuat gebrakan dalam meningkatkan produktivitas dengan penggunaan alat mesin pertanian, terutama dalam memenuhi pasar ekspor di wilayahnya masing-masing.
"Saya mau bicara apa adanya, bahwa yang penting itu kalau kabupatenmu mau bagus ya harus bisa memenuhi makanan rakyatnya. Kemudian penuhi kebutuhan ekspor. Karena itu harus ada gebrakan. Termasuk meningkatkan produktivitas," katanya
Mengenai hal ini Mentan meyakinkan bahwa jabatan Bupati adalah jabatan strategis yang bisa membuat pertanian lebih maju dan mandiri. Jabatan Bupati adalah jabatan istimewa karena bisa menggerakkan roda ekonomi bawah untuk kepentingan nasional.
"Bupati adalah jabatan-jabatan yang kritis dan jabatan yang sangat-sangat menentukan," tutupnya.
Keyword : Syahrul Yasin LimpoLogistik PanganKUR