Minggu, 13/06/2021 21:55 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus AMI menyampaikan duka yang mendalam atas wafatnya KH. A Nawawi Abdul Djalil pada Minggu (13/6/2021) pukul 16.40 WIB.
Pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri, Pasuruan, Jawa Timur, ini sempat dirawat di RS Lavalete Malang, kemudian dirujuk ke RSUD Pasuruan hingga akhirnya menghembuskan napas terakhir.
Gus AMI yang juga Wakil Ketua DPR RI menilai Kiai Nawawi adalah ulama pengayom dan sangat dihormati.
"Kita kehilangan ulama panutan yang sangat mengayomi. Semoga Allah SWT merahmatinya, amin," kata Gus AMI.
Legislator PKB Desak Lembaga HAM Tangani Kejahatan Seksual di Ponpes Pati
Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP Sah Selama Tak Langgar Aturan
Legislator PKB Kecam Predator Seksual di Ponpes Pati: Pelaku Hukum Berat
Menurutnya, Kiai Nawawi yang merupakan Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) adalah seorang ulama yang sangat cinta kepada bangsanya.
Kiprahnya untuk bangsa, terutama dalam mencetak anak bangsa yang berkualitas dan memiliki pemahaman keagamaan mumpuni sangat luar biasa.
"Sejak Pondok Pesantren Sidogiri berdiri menjadi salah satu tempat perjuangan santri ketika awal-awal kemerdekaan dan hingga hari ini juga konsisten dengan pendidikan yang salaf, tetapi memiliki kekuatan luar biasa,” ujar Gus AMI.
Cucu dari salah satu pendiri NU KH Bisri Syansuri itu mengaku sangat bersedih karena selama musim pandemi Covid-19, cukup banyak kiai panutan yang wafat.
"Semoga kita semua sebagai anak bangsa bisa meneruskan perjuangan beliau dalam mengawal pembangunan dan pengabdian untuk negeri ini," kata Gus AMI.
Keyword : Gus AMI Kiai Nawawi Sidogiri PKB