Kasus Ahok Timbulkan Disintegrasi
Kamis, 03/11/2016 15:25 WIB
Jakarta - Pengusiran Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Kebun Jeruk, Jakarta Barat, menunjukkan secara nyata bahwa warga mengecam kasus dugaan penistaan agama tersebut.
Wakil Ketua
DPR Fahri Hamzah mengatakan, kasus
Ahok soal pernyataan
Alquran surat Al Maidah 51 itu semakin membebani seluruh elemen bangsa.
"Saya melihat disini pernyataan kontroversial itu semakin membebani
Ahok sebagai calon gubernur petahana dan ini bisa menjalar ke orang lain," kata Fahri, di Gedung
DPR, Jakarta, Kamis (3/11).
Agar tidak menjadi beban bagi seluruh elemen bangsa, Fahri meminta agar
Ahok mempertanggungjawabkan tindakannya di hadapan hukum.
"Oleh karena itu supaya tidak menjadi beban semua orang, saya harap
Ahok mau mundur dari pencalonannya demi menjalani proses hukum," tegasnya.
Menurut Fahri, terlalu mahal energi bangsa Indonesia hanya mengusur ulah seorang
Ahok. Sebab, kasus
Ahok telah merusak toleransi di tanah air.
"Terlalu mahal dan semua energi digunakan untuk mengurus seorang
Ahok saja. Masalah
Ahok ini menyebabkan timbulnya potensi disintegrasi, kerawanan sosial dan utamanya membuat presiden seperti punya beban untuk melindungi
Ahok,” tegasnya.
TERKINI
Ini 5 Waktu Terbaik untuk Berdoa di Hari Jumat
Pakistan Ancam Perangi India jika Lanjutkan Proyek "Politisasi" Sungai
3 Pemain dengan Penampilan Terbanyak di Piala Dunia
Andoni Iraola Resmi Jadi Pelatih Kepala Liverpool