SBY Kecam Intelijen Tuding Demo Didanai Parpol

Rabu, 02/11/2016 12:24 WIB

Jakarta - Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengecam intelijen terkait informasi yang menyebut aksi demo besar-besaran Ormas Islam pada Jumat (4/11) didanai partai politik. SBY meminta, intelijen memberikan informasi dan data yang akurat. Sehingga tidak menimbulkan fitnah dan polemik di masyarakat.

"Kalau ada info atau analisis intelijen seperti itu, saya kira berbahaya menuduh seseorang, kalangan, parpol, melakukan seperti itu. Intelijen harus akurat jangan berkembang menjadi intelijen yang ngawur dan main tuduh," kata SBY, dalam jumpa pers di kediamannya di Puri Cikeas, Bogor, Rabu (2/11).

Hal itu menanggapi adanya informasi yang menyebut demo besar-besaran sejumlah Ormas Islam terkait tuntutan atas kasus hukum dugaan penistaan agama yang menyeret Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pada Jumat (4/11) nanti didanai pihak tertentu atau partai politik.

Kata SBY, informasi intelijen tersebut tidak layak hadir di tanah air sebagai negara yang menganut demokrasi. Sebab, sikap intelijen tersebut justru menimbulkan keresahan bagi masyarakat. "Kita ingin mereformasi tatanan budaya di era otoriter menjadi tata cara yang tepat dengan iklim di negara demokrasi," tegas Ketua Umum Partai Demokrat itu.

Keyword : Pidato SBY

TERKINI
Komisi XI dan Pemerintah Sepakat RUU P2SK Siap Dibawa ke Paripurna KPK Juga Tangkap Plt Dirjen Imigrasi dan Kakanwil Jabar Pimpinan DPR: Intensitas Presiden ke Luar Negeri Urgensi Diplomasi Global KPK Sita Mobil hingga Motor dalam OTT Kepala Imigrasi Jakbar