Israel Mulai Izinkan Masuk Terbatas Kelompok Wisata Asing pada Mei

Selasa, 13/04/2021 21:43 WIB

Jerusalem, Jurnas.com - Israel akan mulai mengizinkan masuknya terbatas kelompok turis yang divaksinasi bulan depan karena kampanye inokulasinya sendiri telah secara tajam menurunkan infeksi COVID-19.

Semua pengunjung asing akan diminta untuk menunjukkan tes PCR negatif sebelum menaiki penerbangan ke Israel, dan tes serologi untuk membuktikan vaksinasi mereka setibanya di Bandara Ben-Gurion dekat Tel Aviv.

Sebuah pernyataan yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan dan Pariwisata Israel pada Selasa (13/4) mengatakan, sejumlah kelompok terbatas akan mulai tiba pada 23 Mei pada tahap awal rencana tersebut. Tidak ada angka pasti yang diberikan.

Pada tahap selanjutnya, masuk grup akan diperluas dan pelancong individu juga akan diizinkan masuk, dengan situasi kesehatan Israel menentukan garis waktunya, kata pernyataan itu.

"Israel adalah negara yang divaksinasi pertama, dan warga Israel adalah yang pertama menikmati hasil ini," kata Menteri Kesehatan Yuli Edelstein. "Setelah membuka ekonomi, sekarang saatnya mengizinkan pariwisata dengan cara yang cermat dan penuh perhitungan."

Israel sebulan yang lalu mulai membuka kembali ekonominya di tengah upaya inokulasi yang mengalahkan dunia, di mana sekitar 5 juta dari 9,3 juta penduduk negara itu telah menerima dua dosis vaksin COVID-19.

Pekan lalu, setelah protes publik, pemerintah mulai mengizinkan kerabat dekat non-Israel mengunjungi Israel untuk acara khusus seperti kelahiran dan pernikahan. (Reuters)

TERKINI
Dari Nabi Musa hingga Tragedi Karbala, Ini 6 Peristiwa di Bulan Muharram Kapal Tanker Iran Dilaporkan Telah Keluar dari Zona Blokade AS Said Abdullah Pastikan PDIP Tak Terlibat Aksi Demo Mahasiswa China Tawarkan Bantuan ke Iran dan Lebanon Atas "Bencana Kemanusiaan"