Kelompok Teroris Manfaatkan Pandemi Covid-19 untuk Beraksi

Sabtu, 03/04/2021 14:31 WIB

Jakarta, Jurnas.com  - Jaringan terorisme dinilai sedang memanfaatkan pandemi Covid-19 untuk melancarkan aksi-aksi teror mereka. Diketahui, terjadi dua teror di dua lokasi berbeda dalam sepekan terakhir.

Pertama, bom bunuh diri yang dilakukan pasangan suami istri di depan Gereja Katedral Makassar pada Minggu (28/3). Kemudian, serangan teroris di Mabes Polri pada Rabu (31/3).

"Justru (pandemi) itu dimanfaatkan. Orang-orang ini orang-orang yang sudah mati rasa kemanusiaannya," kata mantan Narapidana Terorisme, Haris Amir Falah dalam diskusi Polemik "Bersatu Melawan Teror", Sabtu (3/4).

Haris mengatakan, para teroris atau radikalis telah mati rasa kemanusiaannya. Dituturkan, saat pertemuan dengan para korban terorisme beberapa waktu lalu, Haris mengaku bertemu dengan seorang yang kakinya terluka parah.

"Saya sedih melihatnya. Kalau itu yang dirasa dan didalamin oleh teman-teman yang masih terlibat dalam aksi teror dan tidak muncul rasa kemanusiaannya. Maka saya katakan, rasa kemanusiaannya sudah mati," ungkapnya.

Dikatakan, aksi teror terjadi karena dua hal, yakni untuk menciptakan momentum atau bertemu dengan momentum. Tak tertutup kemungkinan teror terjadi untuk menciptakan momentum atau bertemu dengan momentum.

"Momentum itu biasanya kalau mau dicipatkan mahal. Lebih memilih bertemu dengan momentum," katanya.

TERKINI
Statistik Head to Head Timnas Indonesia vs Thailand Bacaan Doa Setelah Sholat Dhuha Lengkap dengan Artinya Kapan Puasa Ramadan 2027? Cek Perkiraan 1 Ramadan 1448 H Berbagai Keutamaan Membaca Surah Ar-Rahman