Jum'at, 19/03/2021 17:18 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Kalangan dewan menyoroti kenaikan Tes GeNose kepada para calon penumpang kereta api yang mulai diberlakukan, besok (Sabtu, 20/3).
Menurut anggota Komisi IX DPR RI, Rahmad Handoyo, kenaikan harga tes GeNose tersebut seharusnya tidak dipersoalkan. Sebab, kenaikan tersebut masih dikategorikan rendah.
"Saya pribadi tidak mempermasalahkan kenaikan ini (tes GeNose). Apalagi kenaikan sebesar Rp10 ribu ini masih lebih murah dari tes antigen yang ada selama ini," kata Rahmad saat dikonfirmasi, Jumat (19/3).
Politisi PDIP ini meminta publik untuk tidak membuat isu liar perihal kenaikan harga tes GeNose ini.
Raih KWP Award 2026, Amelia Komit Jaga Ruang Digital yang Sehat dan Aman
Sekjen Demokrat Respon RUU Pemilu: Waktu Masih Panjang
Sarmuji Sabet Penghargaan Legislator Responsif Terhadap Aspirasi Publik
"Kita juga jangan langsung menuduh yang tidak-tidak soal kenaikan ini, soal semata-mata mencari keuntungan dalam pandemi ini," jelasnya.
Lebih jauh, Rahmad menjelaskan, pihak terkait seperti KAI dan pengembang GeNose juga perlu mempublikasikan kepada publik perihal kenaikan harga ini sebagai bentuk transparansi.
"Jadi supaya publik tahu, dan dapat memaklumi kenaikan ini," tandasnya.
PT. KAI telah memutuskan untuk menaikan harga tes GeNose bagi para calon penumpang kereta api yang hendak melakukan perjalanan. Kenaikan harga GeNose ini berlaku pada, Sabtu (20/3) besok dari Rp 20 ribu menjadi Rp 30 ribu.