Kamis, 18/03/2021 08:01 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Seorang pejabat militer Rusia membantah telah memproduksi pesawat tempur Su-34 untuk Angkatan Udara Aljazair tahun ini.
Pesawat tempur Sukhoi SU-34 Rusia merupakan salah satu tambahan terbaru untuk persenjataan Angkatan Udara Rusia, yang beroperasi sejak 2014 silam.
Dilansir Middleeast, Kamis (18/03), Perwakilan Federal Service for Military-Technical Cooperation (FSVTS) di Rusia menyatakan bahwa Rusia tidak terlibat dalam pembuatan pesawat untuk Aljazair.
Laporan Aljazair mengonfirmasi bahwa gelombang pertama enam pesawat tempur Su-34 Rusia akan dipasok. Mereka juga menambahkan bahwa pilot Aljazair akan memulai pelatihan untuk menerbangkan pesawat pada musim panas 2022 mendatang.
Rusia Tawarkan Jadi Mediator Iran dan Amerika Serikat
Mengenal Pesawat-pesawat yang Terlibat dalam Tragedi Rengat 5 Januari
4 Perwira TNI AU Gugur, Ketua DPR Sampaikan Duka Mendalam
Tahun lalu, Kepala FSVTS Dmitry Shugayev menegaskan, banyak negara tertarik untuk memperoleh Su-34, yang telah membuktikan efisiensinya selama pertempuran di Suriah.
Su-34 berspesialisasi dalam menghadapi target darat dan udara, karena dilengkapi dengan rudal udara-ke-darat dan udara-ke-udara, termasuk sistem canggih untuk melindunginya dari roket anti-pesawat.
Pesawat tempur Rusia itu dapat beroperasi dalam menantang kondisi cuaca, terbang sampai empat kilometer dan membawa sekitar delapan ton amunisi.
Keyword : Pemerintah Rusia Pesawat Tempur Pasukan Aljazair