Kamis, 11/03/2021 13:05 WIB
Jakarta, Jurnas.com- Wanita berusia 65 tahun, bernama Sherly merupakan salah satu korban gagal bayar investasi reksa dana Emco Asset Management. Ia menaruh uang ratusan juta yang merupakan tabungan masa tua dan telah dikumpulkan sejak masih bekerja.
Sherly mempercayakan uang itu ke Emco melalui produk reksa dana Emco Mantap. Awalnya, Sherly dijanjikan pencairan dana serta imbal hasil tetap antara 10-10,5% setahun dengan pilihan tenor tiga, enam, dan 12 bulan.
Bentrokan Berdarah Ethiopia Tewaskan Belasan Orang
16 Orang Tewas Akibat Serangan Teroris di Dekat Kantor Polisi
Banjir Perbatasan Nepal-China Tewaskan 1.453 Orang, 6.664 Masih Hilang
Rencananya sidang akan dilanjutkan pada Senin, 22 Maret 2021 untuk mendengar putusan. Pada persidangan kali ini, hakim meminta pihak Emco untuk membayarkan sebagian dana dari para investor.
Perlu diketahui, produk reksa dana Emco merupakan reksa dana saham, pergerakannya mengikuti performa IHSG. Namun melihat penurunan NAB yang tidak wajar, investor menganggap ada hal yang tidak wajar dalam pengelolaannya. Pasalnya NAB turun melebihi dari indeks indikator, yaitu IHSG.
Keyword : Investasi EMCO Korban