Demo Berujung Maut di Irak

Jum'at, 26/02/2021 08:45 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Seorang demonstran tewas dalam bentrokan antara pasukan keamanan dan demonstran di Irak selatan, Kamis (25/02) waktu setempat.

Dilansir Middleeast, Jumat (26/02), empat belas orang terluka, termasuk enam personel keamanan dan delapan pengunjuk rasa, sumber yang bekerja di Rumah Sakit Pendidikan Al-Hussein dekat Nasiriyah.

Demonstrasi di Provinsi Nasiriyah, ibu kota Provinsi Dhi Qar, berlanjut selama empat hari berturut-turut dengan pengunjuk rasa menuntut pengunduran diri Gubernur Nazim Al-Waili.

Pasukan keamanan menembakkan peluru tajam untuk membubarkan pengunjuk rasa di dekat Jembatan Al-Nasr di pusat kota, kata pengunjuk rasa Hisham Al-Nasiri.

Menteri Dalam Negeri Othman Al-Ghanmi dan kepala Layanan Keamanan Nasional Irak Abdul Ghani al-Asadi mengunjungi Nasiriyah pada Kamis di tengah protes.

Demonstrasi anti-pemerintah yang dimulai pada Oktober 2019 untuk memprotes pengangguran, korupsi, dan kurangnya layanan publik segera menyebar ke provinsi-provinsi selatan negara itu.

TERKINI
Niat Cari Suaka, Ratusan Orang Malah Tewas dan Hilang di Laut Kepala BGN Mundur, DPR Minta Keberlanjutan Program MBG Dijaga Komisi I Soroti Pelibatan TNI Awasi Kepatuhan Pajak BKSAP DPR Dorong ASEAN Harmonisasi Regulasi AI dan Keamanan Siber