Imbas Covid-19, Jumlah Wisatawan Turun 80 Persen di Tunisia

Kamis, 25/02/2021 09:50 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Kementerian Pariwisata melaporkan penurunan 80 persen dalam jumlah wisatawan ke Tunisia tahun lalu. Hanya dua juta orang yang mengunjungi negara Afrika Utara itu, dibandingkan dengan 9,5 juta pada 2019 lalu.

Hal ini menyebabkan penurunan pendapatan dari pariwisata. Sektor ini turun menjadi sekitar 2 miliar dinar Tunisia (sekitar $ 732 juta) selama tahun lalu, dibandingkan dengan sekitar 5,6 miliar dinar pada 2019 (sekitar $ 2 miliar). Kementerian mengaitkan penurunan ini dengan pandemi virus korona.

Afif Kchouk, Presiden Observatorium Pariwisata Tunisia (OTT), mengatakan bahwa dia memperkirakan kesulitan berlanjut selama tahun ini.

Sebagai tujuan wisata, tambahnya, Tunisia akan kehilangan sebagian besar pengunjungnya dari Eropa. Dia menekankan bahwa pariwisata domestik tidak akan mengimbangi defisit besar yang tercatat dalam hal jumlah kedatangan di hotspot wisata di negara tersebut.

Menurut Khaled Fakhfekh, dari Asosiasi Hotel Tunisia, 90 persen hotel turis Tunisia telah ditutup. Meskipun 10 persen sisanya terus menerima wisatawan, tingkat hunian mereka rendah.

Organisasi Pariwisata Dunia memperkirakan jumlah wisatawan di seluruh dunia turun 74 persen tahun lalu karena krisis virus corona. Pendapatan sektor ini turun sekitar $ 1,3 triliun.

TERKINI
Meski IHSG Menguat, Lima Saham Ini Terkoreksi Lima Saham Topang Penguatan Bursa Pekan ini Pekan Ini, IHSG Menguat 2,35 Persen Rekomendasi Warna Rumah yang Cocok untuk Daerah Panas