Kamis, 04/02/2021 17:16 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattlitti angkat bicara soal adanya keluhan dari para pengungsi di Majene, Sulawesi Barat.
Untuk mengantisipasi hal itu, LaNyalla usul dibuatkan Food Rescue untuk para pengungsi.
"Indonesia rawan akan bencana. Artinya kita pun harus memikirkan untuk membuat produk darurat untuk kebencanaan atau Food Rescue. Hal ini sudah dilakukan Jepang. Mereka memiliki Food Rescue yang tidak perlu dimasak. Hal seperti ini harus dipikirkan mengingat negara kita rawan bencana," kata dia dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (4/2).
Dengan Food Rescue, penyaluran bantuan pangan pun akan menjadi lebih cepat. Sedangkan mengenai pengungsi Majene, mantan Ketua Umum Kadin Jawa Timur itu mengimbau para dermawan untuk mengulurkan bantuan.
3 Warga Palestina Tewas dalam Serangan terhadap Dapur Bantuan di Gaza
Taliban Jamin Keamanan Warga Afganistan yang Pernah Bantu AS
PBB: 2025 Tahun Paling Mematikan bagi Pengungsi Rohingya di Laut
"Sebagai antisipasi kekurangan beras untuk para pengungsi Majene, solusi sementara adalah mengandalkan para dermawan. Namun tentunya hal itu tidak dapat bertahan lama," katanya.
Ketua DPD RI ini mengatakan permasalahan ini harus dipecahkan Bupati dengan cepat. Karena LaNyalla berharap tidak terjadi krisis pangan bagi para pengungsi.
"Keluhan ini harus menjadi evaluasi juga bagi BNPB dan dinsos daerah. Khususnya dalam menjaga ketersediaan stok makanan untuk bencana. Jangan sampai terjadi kekurangan pangan di pengungsian," katanya.
Keyword : Warta DPD Ketua DPD Majene Food Rescue Pengungsi