Rabu, 03/02/2021 16:40 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Pemerintah ibu kota China, Beijing, melaporkan kasus flu burung H5N8 di sebuah taman.
Hal itu dilaporkan Kementerian Pertanian dan Urusan Pedesaan dalam sebuah pernyataan seperti dikutip China.org, Rabu (03/02).
Dalam pernyataan itu menyebut bahwa flu burung yang sangat berbahaya telah terdeteksi di antara angsa liar di Istana Musim Panas Lama atau "Yuanmingyuan" di Beijing.
"Sejauh ini, tiga angsa liar telah terinfeksi dan tiga telah mati," kata kementerian itu.
Flu Burung Terdeteksi, Populasi Spesies Langka Terancam Punah
Usai Australia, Selandia Baru Laporkan Kasus Pertama Flu Burung
Australia Deteksi Kasus Flu Burung Pertama pada Satwa Lokal
Otoritas lokal telah mengaktifkan mekanisme tanggap darurat, mensterilkan lingkungan dan membuang semua unggas liar yang mati dengan aman.
H5N8 adalah subtipe dari virus Influenza A (kadang disebut virus flu burung). Meskipun H5N8 hanya menimbulkan risiko rendah bagi manusia, ia sangat mematikan bagi burung dan unggas liar.
Keyword : Flu BurungJenis H5N8Pemerintah China