Bulog Mau Produksi Beras Sendiri

Rabu, 03/02/2021 13:15 WIB

Jakarta, Jurnas.com -  Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) tidak akan lagi membeli beras dari pihak ketiga untuk mencukupi cadangan beras pemerintah (CBP). Pasalnya, tahun ini pikanya akan memproduksi beras sendiri.

"Selama ini Bulog ini membeli mayoritas adalah beras dari pihak ketiga akhirnya bentuknya, kualitasnya bermacam-macam. Kalau modern rice milling plant sudah terbangun, maka Bulog akan memproduksi beras sendiri," kata Direktur Utama Bulog, Budi Waseso dalam konferensi pers virtual, Rabu (3/2).

Buwas mengatakan, saat ini pihaknya tengah membangun 13 modern rice milling plant, yang akan digunakan Bulog mengolah gabah yang diserap dari sentra produksi padi menjadi beras kualitas premium dengan harga murah.

"Teknologi memang mesin ini bagus, sehingga nanti begitu kita produksi kita hanya mengeluarkan beras premium. Sehingga Bulog nanti tidak lagi menjual beras medium. Beras premium tapi harga medium, karena cost membuat beras premium dan medium itu sama," kata Buwas.

Buwas menargetkan, sentra produksi milik Bulog ini nanti mampu menyerap setidaknya 10 persen dari hasil panen wilayah tersebut. Dengan demikian, petani tidak perlu lagi menjual murah gabahnya ke tengkulak.

Mantan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) itu mengatakan, petani telah lama menderita akibat praktik tengkulak, yang membeli harga gabah  denga harga serendah mungkin.

"Kita punya harga dasar yang bisa beli gabah dengan harga Rp 5.300 per kg. Selama ini petani nggak dapat harga segitu, dan dapat harga gabah itu Rp 3.600-3.700 per Kg riil yang diterima petani. Selebihnya adalah tengkulak dan pihak ketiga," kata Buwas.

TERKINI
Delegasi Dunia Kagumi Kearifan Lokal di Lapas Bangli dan Bapas Karangasem 10 Ucapan Hari Peringatan Konferensi Asia Afrika 2026 yang Penuh Makna 71 Tahun Konferensi Asia Afrika: Warisan Bandung di Tengah Dunia Bergejolak "Super-Venus", Planet Baru Enaiposha yang Bikin Ilmuwan Bingung