Sabtu, 23/01/2021 21:16 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Kalangan senator meminta Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-Malaysia untuk bersinergi meningkatkan keamanan khususnya di wilayah perbatasan.
Ketua DPD RI, LaNyalla Mattalitti mengatakan, pengawasan di perbatasan negara harus diperketat, dan sinergitas perlu dilakukan Satgas Pamtas RI-Malaysia dari Yonif 642/Kapuas bersama Polisi dan CIQ (Custom, Immigration, Quarantine) Entikong dan Jagoi Babang.
"Daerah perbatasan memang daerah yang rentan. Dan upaya kerjasama kedua negara RI-Malaysia untuk meningkatkan pengawasan dan menjaga stabilitas di wilayah perbatasan harus terus di tingkatkan," kata dia dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (23/1).
LaNyalla mengatakan, daerah perbatasan adalah bagian dari kedaulatan yang harus dijaga. Hal itu dilakukan guna mencegah pemanfaatan dari pihak-pihak lain yang tidak bertanggung jawab.
Para Istri ISIS Tiba di Australia, Kini Terancam Ditangkap
Tegas, Pakistan Larang AS dan Iran Targetkan Wilayah Saudi
Militer Nigeria Bebaskan 7 Anak Korban Penculikan Panti Asuhan
"Di wilayah perbatasan yang harus diawasi adalah jalur-jalur tikus atau jalur pelolosan karena jalur-jalur itu biasa dilalui pelintas batas, mereka bahkan melalui daerah hutan. Karena itu kita membutuhkan banyak pengawasan, patroli pun harus rutin dilakukan," terangnya.
LaNyalla menegaskan, wilayah perbatasan sangat rentan dengan berbagai permasalahan sosial. Salah satu yang sering terjadi adalah penyelundupan narkoba dan juga selundupan orang karena tidak memiliki paspor serta visa, sehingga sangat perlu menjadi perhatian kedua negara.
Wilayah perbatasan, masih kata LaNyalla adalah bagian dari "wajah" Indonesia. Sebab, orang yang pertama kali melintas daerah perbatasan akan mendapatkan kesan dari wilayah tersebut.
“Pembenahan infrastruktur, SDM, dan tingkat keamanan perlu ditingkatkan karena harus berikan kesan Indonesia sebagai negara yang disiplin, aman, ramah, dan indah,” tandasnya.