Jum'at, 22/01/2021 14:16 WIB
Jurnas.com - Pengembang pesawat listrik, Joby Aero, sedang menjajaki kesepakatan go public melalui merger dengan perusahaan dengan penilaian sekitar 5 miliar dollar AS.
Joby sedang mengembangkan pesawat vertikal tanpa emisi yang serba listrik sebagai layanan taksi udara paling cepat pada tahun 2023.
Perusahaan yang berbasis di Santa Cruz, California bulan lalu setuju mengambil alih unit taksi terbang Uber Technologies Inc. Uber mengambil saham Joby sebagai bagian dari kesepakatan itu.
Joby telah mengumpulkan lebih dari 800 juta dollar AS sejak didirikan pada 2009. Pada 2020 bernilai 2,6 miliar dollar AS, menurut PitchBook, yang melacak penggalangan dana swasta.
KPK Banding Vonis 2 Tahun Penjara Gubernur Riau Abdul Wahid
Komdigi Tegur YouTube Imbas Promosi Vape Libatkan Anak, Beri Tenggat 3 Hari
Marwan Jafar: Pengganti Perry Warjiyo Wajib Jaga Independensi BI
Penyokong Joby dalam rencana go public ini termasuk Toyota Motor Corp dan Intel Corp.
Special Purpose Acquisition Companies (SPAC), sebuah perusahaan akuisisi bertujuan khusus, adalah perusahaan cangkang yang menghimpun dana dalam penawaran umum perdana (IPO) dengan tujuan mengakuisisi perusahaan swasta, yang kemudian menjadi publik hasil merger.
Untuk perusahaan yang diakuisisi, merger adalah cara alternatif untuk go public melalui IPO tradisional.
Keyword : JodyTaksi UdaraUberGo PublicSPAC