DPR: Usir Tenaga Kerja Ilegal Asal China

Selasa, 18/10/2016 11:17 WIB

Jakarta - Komisi IX DPR memastikan tenaga kerja asing ilegal asal China terus menjamur di Indonesia. Hal itu menyusul adanya peningkatan kunjungan wisatawan ke tanah air sekitar 300-400 persen.

Ketua Komisi IX DPR, Dede Yusuf mengatakan, peningkatan jumlah wisatawan ke Indonesia tidak sesuai dengan jumlah tenaga kerja asing yang berangsur menurun.

"Memang ditemukan ada peningkatan kunjungan wisatawan sekitar 300-400 persen. Sementara penambahan tenaga kerja asing justru turun, tidak ada penambahan secara signifikan. Artinya, kalau kita perhatikan ini ilegal," kata Dede, kepada Jurnas.com, Jakarta, Selasa (18/10).

Dede meminta, agar pemerintah segera melakukan investigasi terkait maraknya tenaga kerja asing yang ilegal ke Indonesia. Para tenaga kerja asing ilegal itu agar segera dikembalikan ke negara asalnya.

"Kalau datang itu ilegal, maka itu harus dikembalikan ke database ketenagakerjaan. Kalau mereka datang secara ilegal harus dipulangkan," tegas politikus Partai Demokrat itu.

Diketahui, warga Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, dibuat heboh dengan maraknya kehadiran warga China yang seliweran di sekitar tempat tinggal mereka. Diduga warga China itu adalah tenaga kerja ilegal.‎ Mereka mengenakan pakaian seragam kerja lapangan dari sejumlah perusahaan, yang beroperasi di Muara Jawa.

TERKINI
Hari Jazz Internasional Setiap 30 April: Ini Sejarah, Makna, dan Tujuannya Ratusan Kios di Pasar Kanjengan Semarang Terbakar Rabu Malam 5 Aturan Unik Sepak Bola yang Jarang Diketahui 30 April 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini