Golkar Didesak Kadernya Cabut Dukungan Dari Ahok

Rabu, 12/10/2016 17:01 WIB

Jakarta - Politisi Golkar Ahmad Dolly Kurnia mendesak partainya mencabut dukungan terhadap cagub DKI petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Desakan Dolly itu berpijak pada alasan kegaduhan akibat pernyataan kontroversial Ahok yang mengindikasikan tuduhan pelecehan Al-Quran.

Dolly mengungkapkan terlalu besar bagi Golkar mempertaruhkan partai hanya demi menopang politik Ahok di Pilkada DKI mendatang.

"Jangankan bicara ada manfaatnya, bukan saat ini sangat bisa merugikan partai. Apa untungnya kita berada di depan melindungi orang yang terang-terang sudah melakukan penistaan agama dan menjadi sorotan serta amarah publik," ujar Dolly saat diwawancarai di Jakarta, Rabu (12/10/2016).

Dolly menegaskan tindakan Ahok jelas bertentangan dengan semangat partai Golkar.

Lebih lanjut ia menekankan agar pengurus DPP Golkar segera membentuk struktur lembaga dewan partai. Sehingga, kata dia, partainya memiliki pedoman serta pertimbanagan yang dapat diberikan dewan pembina.

"Dewan-dewan itu kan dibentuk untuk ada tugas dan fungsinya. Didalam AD/ART. Dewan kehormatan tugasnya adalah memberikan terutama yang terkait dengan hal normatif dan etis. Menjaga agar doktrin kekaryaan, paradigma baru, seluruh nilai kepartaian dan ke-Indonesiaan tetap tegak dan senantiasa berkembang dalam tubuh partai," teraangnya.

TERKINI
Ini Hadis Nabi SAW tentang Larangan dan Hukum Perilaku LGBT Menelusuri Jejak Sejarah Peringatan Maulid Nabi Muhammad Perbedaan Maulid Nabi dan Isra Miraj, Sudah Tahu Belum? Jumlah Tentara AS Terluka dalam Konflik dengan Iran Tembus 757 Orang