Sabtu, 05/12/2020 08:59 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Seorang pemukim Israel ditangkap karena insiden pembakaran di sebuah gereja di kota Yerusalem pada Jumat (04/12) waktu setempat.
"Seorang tersangka berusia 49 tahun dari Yerusalem tiba di Gereja Penderitaan (Gereja Semua Bangsa), menuangkan cairan yang mudah terbakar, dan menyalakan api, menyebabkan sedikit kerusakan pada salah satu bangku," kata polisi Israel dalam sebuah pernyataan dilansir Middleeast, Sabtu (05/12).
"Tersangka ditangkap oleh penjaga keamanan di gereja dan kemudian ditahan oleh polisi," tambahnya.
Saksi mata mengatakan bahwa para penjaga segera memadamkan api dan menangkap pemukim sebelum polisi datang untuk membawanya pergi.
Sirine Terus Menggema di Yerusalem Usai Iran Luncurkan Rudal Balistik
Pemukim Israel di Tepi Barat Berulah, Properti Warga Palestina Dibakar
Para Pemukim Israel Bakar Masjid di Tepi Barat Saat Ramadan
Selama beberapa tahun terakhir, pemukim Yahudi telah melakukan beberapa serangan seperti itu di situs Islam dan Kristen di Tepi Barat dan Yerusalem yang diduduki.
Serangan atau vandalisme "price tag" adalah strategi yang digunakan oleh pemukim Yahudi ekstremis untuk menargetkan warga Palestina dan properti mereka sebagai pembalasan atas ancaman yang dirasakan terhadap aktivitas pemukiman Israel.
Keyword : Pemukim IsraelBakar GerejaKota Yerusalem