Kamis, 03/12/2020 21:09 WIB
Madrid, Jurnas.com - Presiden Komite Manajemen Barcelona, Carles Tusquets menilai pemain mega bintang Lionel Messi sebaiknya dijual musim lalu, di tengah keterpurukan keuangan akibat Covid-19.
Messi, sebagaimana diketahui, memaksa ingin hengkang dari Camp Nou dengan status bebas transfer. Tetapi tim Catalan tetap mempertahankan kapten mereka, meskipun situasi keuangan sedang buruk.
"Secara finansial, saya akan menjual Messi musim panas lalu," kata Tusquets kepada RAC 1 yang dikutip Marca pada Kamis (3/12).
"Itu akan diinginkan, untuk apa yang akan mereka ambil dan apa yang akan mereka selamatkan," lanjut dia.
Jelang Lawan Atletico, Lamine Yamal Pastikan Barcelona Tampil All Out
Arbeloa Buka Suara Soal Masa Depan Camavinga di Real Madrid
Hansi Flick Yakin Timnya Bisa Comeback Lawan Atletico di Leg Kedua
Tusquets juga menyinggung soal ambisi Barca memulangkan Neymar. Menurut dia hal itu nyaris mustahil dapat dilakukan.
"Jika dia (Neymar) datang dengan gratis, maka mungkin itu bisa terjadi," tambah Tusquets.
"Kecuali jika presiden berikutnya melakukan keajaiban, atau jika pemain dijual dan semua uang masuk untuk mengontraknya," sambung dia.
Barca sebelumnya telah menyosialisasikan pemotongan gaji setelah mencapai kesepakatan dengan skuat, tetapi Tusquets mengatakan bahwa presiden baru dan dewan mereka dapat membatalkannya jika mereka mau.
"Presiden baru bisa membalikkannya. Kami berada dalam situasi di mana kami tidak dapat membayar gaji Januari. Mereka dapat membalikkannya tanpa masalah," ucap dia.
Dia menjelaskan, pembayaran Januari tidak akan dilakukan, meski berkeras ada harapan bahwa situasi bisa berbalik.
"Ini mengkhawatirkan, tapi kami berharap," Tusquets menambahkan.
"Pemain tidak akan menerima pembayaran bulanan mereka untuk Januari. Itu telah ditunda dengan cara yang sama seperti yang lainnya telah ditunda, seperti bonus pemenang gelar," tutup dia.