Kamis, 03/12/2020 20:59 WIB
London, Jurnas.com - Calon presiden (capres) Barcelona, Joan Laporta mengeluarkan pernyataan bernada jengkel, setelah Neymar terang-terangan menggoda Messi untuk bermain setim lagi.
Banyak pihak yang menduga bahwa Neymar sedang merayu agar bintang timnas Argentina itu merapat ke Paris, setelah sebelumnya sempat menyatakan ingin hijrah dari El Blaugrana.
"Saya tidak peduli dengan kata-kata," kata Laporta kepada Radio Catalunya yang dikutip dari Marca pada Kamis (3/12).
"Saya memiliki hal-hal yang ingin saya katakan, tetapi saya tidak akan melakukannya karena dapat membuat tim tidak stabil," lanjut dia.
Lionel Messi vs Mohamed Salah, Siapa yang Lebih Baik?
Usai Kalah dari Norwegia, Neymar Umumkan Pensiun dari Timnas Brasil
Masa Depan Barcola Masih Buram, Arsenal dan Liverpool Bersiap
"Tim (sedang) berkembang, kami tidak bisa membuat mereka tidak stabil. Saya tahu apa yang bisa dilakukan itu, dan saya tidak akan memainkan permainan ini dengan memberikan nama-nama pemain yang bisa masuk," papar Laporta.
"Normal bagi Neymar untuk mengatakan itu. Mereka berteman dan memiliki hubungan. Saya berharap Leo bisa menunggu dan mendengarkan lamaran yang dibuat oleh presiden baru Barcelona," sambung dia.
Saat masih bersama di Camp Nou, Messi dan Neymar memenangkan treble, satu gelar La Liga Santander, satu Supercopa de Espana, dan dua trofi Copa del Rey.