Senin, 30/11/2020 18:03 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Pembangunan daya tahan kepariwisataan nasional dari dampak pandemi Covid-19 harus berorientasi pada peningkatan kunjungan wisatawan lokal (Wisnas) bukan kunjungan wisatawan manca negara (Wisman).
Anggota MPR RI, Hetifah Sjaifudian mengatakan, destinasi wisata lokal di berbagai daerah di Indonesia juga juga harus merata, tidak hanya memprioritaskan beberapa destinasi wisata nasional.
"Kita menyadari bahwa ada perbedaan nilai ekonomi dari variabel demand wisman atau wisnas," kata Hetifah dalam diskusi bertema ‘Kebangkitan Pariwisata dari Pandemi Covid-19 Sebagai Pondasi Ekonomi Sosial’ di Gedung DPR RI, Jakarta (Senin, 30/11).
Dilanjutkan Hetifah, untuk menarik pariwisata nasional berbagai daerah di Indonesia dibutuhkan dukungan yang sangat serius.
Legislator PKB Optimistis Pariwisata Tetap Tumbuh Meski Rupiah Tertekan
FGD Badan Pengkajian MPR RI Bahas Langkah Strategis Atasi Depresiasi Rupiah
Lestari Moerdijat: Perbaikan Ekosistem Pendidikan Vokasi harus Konsisten
"Makanya kami, Panja, bukannya tidak setuju dengan 5 destinasi luar biasa prioritas yang ada. Tapi kami rekomendasikan, sudah lah lebih baik kita support, destinasi wisata lokal," sambungnya.
Oleh karena itu, diperlukan strategi dan sosialisasi baru yang adaptif dengan situasi dan dampak pandemi.
"Kami dari Kalimantan Timur tentu saja sangat berharap dukungan dari pemerintah, karena destinasi-destinasi wisata kami juga banyak yang tidak kalah hebat seperti di Berau, Kukar, Balikpapan dan Samarinda yang tidak kalah bagus dari pada Jawa Barat," demikian kata Hetifah yang politisi Golkar ini.
Keyword : MPR Golkar Hetifah Sjaifudian Pariwisata