Edhy Prabowo Tersangka Korupsi, Gerindra Minta Maaf ke Kabinet Jokowi

Jum'at, 27/11/2020 20:59 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Partai Gerindra meminta maaf kepada Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma`ruf Amin, serta seluruh anggota Kabinet Indonesia Maju terkait kasus dugaan korupsi mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo.

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani mengatakan, kasus tindak kejahatan korupsi itu tidak akan mengganggu kinerja pemerintahan Presiden Jokowi.

"Kepada yang terhormat Presiden RI Jokowi, yang terhormat Wakil Presiden Ma`ruf Amin, serta seluruh Kabinet Indonesia Maju, kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian ini," kata Muzani, dalam video yang diterima wartawan, Jumat (27/11).

Muzani berjanji, Gerindra akan menjadikan kasus dugaan korupsi yang dilakukan Edhy sebagai pembelajaran yang berharga untuk mengelola setiap kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat. Untuk itu, Ia meminta seluruh kader Gerindra untuk tetap menjaga soliditas dalam menghadapi setiap persoalan.

"Kami menyerukan agar kita tetap kompak, solid menghadapi situasi yang sulit ini. Ini adalah ujian sebagai partai, tapi kami merasa solidaritas saudara sekalian menjadi energi bagi kami dalam menghadapi situasi ini," katanya.

TERKINI
Pemda Diminta Cermat Perhitungkan Daya Tampung SPMB 2026 Sahroni Ingatkan Warga Tuntaskan Konflik Lewat Jalur Hukum Parlemen Kampus 2026 Hidupkan Partisipasi Mahasiswa Dunia Krisis Migas, Pendiri AirAsia Malah Siap Luncurkan Maskapai Baru