Din Syamsuddin: Pemanggilan Anies Bumerang bagi Rejim

Rabu, 18/11/2020 09:55 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Deklarator dan Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Din Syamsuddin mengatakan, pemanggilan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan oleh Polda Metro Jaya dapat dipandang sebagai drama penegakan hukum yg irrasional atau tidak wajar.

Anies dipanggil polisi untuk dimintai klarifikasi ttg kerumunan pernikahan putri Habib Rizieq Shihab, beberapa hari pasca-pulang dari Arab Saudi ke Indonesia.

"Belum pernah terjadi Polda memanggil seorang Gubernur yang merupakan mitra kerja hanya untuk klarifikasi, kecuali dalam rangka penyidikan," papar Din Syamsuddin.

Ia pun bertanya, mengapa tidak Kapolda yang datang? Dan bukankah izin serta tanggung jawab atas kerumunan yang melanggar Protokol Kesehatan ada pada Polri?

"Kejadian ini merupakan preseden buruk yg hanya akan memperburuk citra Polri," tegasnya.

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini menilai Polri over acting, bahkan terkesan ada diskriminasi dengan tidak dilakukannya hal yang sama atas Gubernur lain.

Padahal ada juga kepala daerah lain yang di wilayahnya juga terjadi kerumunan serupa.

"Tindakan ini akan menjadi bumerang bagi rejim, dan telah menuai simpati rakyat bagi Anies Baswedan sebagai pemimpin masa depan," tuntas Din Syamsuddin.

TERKINI
Ini 5 Tips Cepat Menghafal Juz 30 yang Cocok untuk Orang Sibuk Wamensos: Presiden Ingin Lulusan Sekolah Rakyat Kuliah-Kerja Layak Kemen PPPA: HAN 2026 Momentum Kolaborasi Hadirkan Ruang Aman bagi Anak Doa untuk Kedua Orang Tua Lengkap dengan Latin dan Artinya