PDIP Persilakan Golkar Hengkang dari Koalisi Ahok-Djarot

Minggu, 09/10/2016 11:30 WIB

Jakarta - PDI Perjuangan (PDIP) mempersilakan Partai Golkar jika hengkang atau menarik dukungan dari koalisi pengusung pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok-Djarot/" style="text-decoration:none;color:red;">Ahok-Djarot Saiful Hidayat di Pilkada DKI Jakarta.

Ketua DPP PDIP Djarot yang juga sebagai wakil gubernur DKI mengatakan, meski telah mendaftarkan dukungan ke KPU DKI, partainya tidak keberatan jika partai pimpinan Setya Novanto itu hengkang dari koalisi.

"Secara dukungan administratif kan sudah didaftarkan ke KPU, mau ditarik lagi, ya silahkan. Itu urusan internal Partai Golkar," tegas Djarot.

Hal itu menanggapi wacana partai berlambang pohon beringin itu untuk menarik dukungan pasca pernyataan Ahok soal Alquran surat Al Maidah ayat 51 yang menuai polemik. Wacana tersebut disampaikan politikus Golkar, Fadel Muhammad, Jumat (7/10).

Meski demikian, Djarot menyerahkan sepenuhnya keputusan tersebut kepada Partai Golkar. "Itu urusan partai Golkar, kita serahkan ke partai Golkar," tandasnya.

Diketahui, pasangan Ahok-Djarot/" style="text-decoration:none;color:red;">Ahok-Djarot diusung oleh empat partai. Adalah, PDIP, Partai Golkar, Partai Hanura, dan Partai NasDem di Pilkada DKI Jakarta 2017.

TERKINI
Studi: Urine Manusia Berpotensi Jadi Pupuk Hemat Energi, Ini Cara Kerjanya Lestari Moerdijat: Dukung Peningkatan Peran Perempuan dalam Pembangunan Wisuda ITS, Mentrans Kenang Pengabdian Abdul Rohid Pemerintah Diminta Prioritaskan Keamanan WNI di Lebanon