Jokowi Serukan Pentingnya Reformasi Kesehatan Nasionalis

Kamis, 05/11/2020 17:13 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Presiden Joko Widodo mengatakan, pelajaran yang bisa diambil dari pandemi virus corona (COVID-19) adalah pentingnya mereformasi sistem kesehatan nasional secara besar-besaran, yang mencakup kemandirian obat dan bahan baku obat.

Demikian kata pemimpin yang biasa disapa Jokowi itu saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Pertemuan Ilmiah Tahunan Ikatan Apoteker Indonesia dalam siaran telekonference, Kamis (5/11).

Jokowi mengatakan, pandemi membangkitkan rasa krisis dalam dunia farmasi untuk memacu kegiatan riset, mengembangkan inovasi-inovasi, merevitalisasi industri bahan baku obat di dalam negeri, hingga memperkuat struktur manufaktur industri farmasi nasional.

"Kita tahu bahwa sekitar 90% obat dan bahan baku obat masih mengandalkan impor. Padahal negara kita sangat kaya dengan keberagaman hayati, di daratan dan di lautan," ujar Jokowi melalui akun Instagramnya.

Hal itu pun memboroskan devisa negara, menambah defisit neraca transaksi berjalan, dan membuat industri farmasi dalam negeri tidak bisa tumbuh dengan baik.

"Karena itulah, pada momentum pelaksanaan Rakernas dan Pertemuan Ilmiah Tahunan Ikatan Apoteker Indonesia, saya mengajak seluruh pihak bersama melakukan reformasi sistem kesehatan nasional secara besar-besaran, yang mencakup kemandirian obat dan bahan baku obat," tegas Jokowi.

TERKINI
KPK Dalami Keuntungan dalam Pengadaan Digitalisasi SPBU Pertamina CENTOM Sebut Hampir 400 Tentara AS Terluka dalam Perang Iran Tanda Tubuhmu Perlu Detoks Media Sosial, Baik untuk Mental Vidic Nilai Carrick Sosok yang Tepat Tangani Manchester United