Israel Cegah Ribuan Warga Palestina Masuki Masjid Ibrahimi

Sabtu, 31/10/2020 08:10 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Polisi pendudukan Israel mencegah lebih dari 2.000 warga Palestina memasuki Masjid Ibrahimi di kota Hebron pada Kamis di mana mereka berharap untuk mengambil bagian dalam perayaan hari lahir Nabi Muhammad Saw.

Direktur Masjid Ibrahimi, Hefzi Abu Sneina, mengatakan bahwa pihak berwenang Israel hanya mengizinkan 500 warga Palestina untuk masuk dan mencegah lebih dari 2.000 orang lainnya masuk. Dia menggambarkan ini sebagai "pelanggaran serius" terhadap hak beribadah dengan bebas.

"Hari ini masjid terbuka penuh untuk Muslim, tetapi pendudukan Israel, seperti biasa, semakin berkurang dan melanggar hak-hak Palestina," katanya dilansir Middleeast, Sabtu (31/10).

Pada tahun 1994, Israel membagi masjid antara Muslim dan Yahudi setelah pemukim ekstremis Yahudi, Baruch Goldstein, membantai 29 jamaah Palestina dan melukai lebih banyak lagi saat mereka sedang salat di masjid. Masjid ini dinamai Nabi Ibrahim (Abraham), yang dimakamkan di sana.

TERKINI
Apa Itu Hari IBD Sedunia? Ini Sejarah dan Tujuan Peringatannya Peringatan Hari Dokter Keluarga Sedunia Setiap 19 Mei, Ini Sejarahnya Republika Kecam Keras Israel Culik Relawan dan Jurnalis Indonesia Mikel Arteta Mendadak Jadi Fans Bournemouth