Jum'at, 30/10/2020 20:24 WIB
Dubai, Jurnas.com - Raja Arab Saudi, Salman Bin Abdulaziz dan Putra Mahkota Mohammed Bin Salman mengirim surat kepada Presiden Aljazair, Abdelmadjid Tebboune setelah dinyatakan positif mengidap virus corona baru (COVID-19).
Kantor berita Saudi Pers Agency (SPA), Raja Salman dan putranya itu mengirimkan pesan tersebut ke Tebboune setelah dirawat di rumah sakit di Jerman. Keduanya berharap pemimpin tersebut cepat pulih.
Tebboune dikatakan dalam kondisi stabil setelah menjalani tes medis, kata para pejabat Kamis (299/10), beberapa hari setelah dugaan kasus COVID-19 dilaporkan di antara para pembantunya.
Presiden berusia 74 tahun itu dipindahkan Rabu ke Jerman dari rumah sakit Aljazair. Perwakilan dari kantornya mengatakan, tim medis mengatakan bahwa hasil tes meyakinkan.
KJRI Jeddah Konfirmasi 19 WNI Diamankan Aparat Saudi Selama Musim Haji 2026
Saudi Tindak Tegas 29 Jemaah Haji Ilegal, Didenda Rp93 Juta
Nenek Berusia 70 Tahun Mendadak Jadi Ikon Haji Indonesia di Arab Saudi
"Presiden sudah mulai menerima perawatan yang memadai," katanya, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Pemindahan Tebboune ke Jerman terjadi setelah para pejabat pada Sabtu mengatakan dia secara sukarela melakukan isolasi diri selama lima hari di tengah laporan beberapa pejabat di kepresidenan dan pemerintah telah tertular penyakit COVID-19.
Pada Selasa, Tebboune, seorang perokok berat, dirawat di unit perawatan khusus di sebuah rumah sakit militer di ibu kota Aljazair.
Rawat inapnya dilakukan menjelang referendum yang akan diadakan pada hari Minggu mengenai reformasi konstitusional yang diharapkan pemerintah akan memuaskan gerakan protes. Pemungutan suara adalah inisiatif unggulan Tebboune.
Aljazair telah mengalami kebangkitan dalam kasus COVID-19 dalam beberapa pekan terakhir. Lebih dari 57.300 infeksi telah dicatat di negara berpenduduk 44 juta itu, termasuk 1.949 kematian.