Selasa, 27/10/2020 16:05 WIB
Medan, Jurnas.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bagikan sekitar 20.000 sertifikat dalam kunjungan kerjanya ke Sumatera Utara (Sumut).
Joko Widodo mengatakan, dengan adanya kepemilikan sertifikat hak atas tanah, masyarakat dapat memperoleh akses pinjaman ke bank.
“Ini bisa disekolahkan ke bank kalau ingin dipakai untuk modal kerja, usaha. Bisa dipakai ini.Kalau tanahnya luas, bisa mungkin mendapatkan pinjaman ratusan juta, bisa. Kalau tanahnya agak kecil bisa puluhan juta. Tapi dengan sertifikat ini bisa mengakses permodalan ke perbankan,” katanya di Kabupaten Humbang Hasundutan, Selasa (27/10/2020).
Namun dia mengingatkan jika sudah memperoleh pinjaman dari bank sudah seharusnya digunakan untuk hal-hal yang produktif.
Potensi Erupsi Masih Tinggi, Status Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga
KPK Geledah Rumah Pegawai Dinas PUPR Pemkab Muara Enim
Tiga Petugas Pertanian Ditembak KKB Papua, DPR Desak Negara Lindungi Warga
“Tapi kalau sudah dapat modal dari bank saya titip hati-hati. Dihitung, digunakan yang baik. Jangan dipakai untuk beli mobil, jangan dipakai untuk beli sepeda motor. Gunakan semuanya untuk modal usaha, modal investasi,” tuturnya.
Apalagi menurutnya tidak mudah untuk memiliki sertifikat hak atas tanah. Sehingga dia meminta agar masyarakat benar-benar berhati-hati dalam penggunaannya.
“Sekali lagi selamat atas diterimanya sertifikat ini oleh bapak ibu sekalian. Simpan baik-baik. Gunakan untuk keperluan-keperluan yang memang produktif,” pungkasnya.
Keyword : Joko Widodo sertifikat