Kamis, 22/10/2020 19:35 WIB
Malang, Jurnas.com – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, menandatangani nota kesepahaman peningkatan kemampuan SDM antara Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim, Malang, Jawa Timur, pada hari Kamis (22/10).
Menaker Ida menyampaikan, nota kesepahaman bersama ini meliputi pelatihan kerja dan pelatihan kewirausahaan; penelitian ketenagakerjaan; dan akses informasi ketenagakerjaan.
"Nantinya dengan dilakukannya nota kesepahaman ini diharapkan lulusan alumni dari UIN Malang memiliki akses informasi dan pelatihan yang sesuai dipasar kerja," ujar Menaker Ida.
Menurut Menaker Ida, saat ini kondisi ketenagakerjaan di Indonesia masih memiliki beberapa persoalan, salah satunya terdapat ketidaksesuaian (link and match) antara penyiapan SDM dengan kebutuhan pasar kerja.
Bradley Barcola Disarankan Gabung Arsenal Musim Panas Ini
Klopp Pasang Badan Bela Van Dijk dari Kritik Van der Vaart
Ini Alasan Stadion Termegah di AS Gagal Jadi Venue Piala Dunia
Menaker menambahkan, tantangan ketenagakerjaan Indonesia ke depan juga harus menghadapi otomatisasi industri 4.0. hal ini akan berdampak pada pergeseran kebutuhan kerja dan kesiapan kemampuan SDM di Indonesia.
"Dengan diresmikannya Career Development Center ini, saya harap nantinya alumni dari UIN Malang ini dapat membantu pemerintah dalam mempercepat kesiapan pembangunan SDM di kalangan akademis," katanya.
Dalam kesempatan ini juga, Menaker Ida terus menyosialisasikan substansi UU Cipta Kerja. Menurutnya, dengan UU Cipta Kerja, ke depannya dapat diciptakan lapangan pekerjaan secara masif, hal ini dikarenakan perizinan berusaha akan dipermudah.
Di samping itu, Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Abdul Haris, menyambut baik kerja sama di bidang peningkatan SDM dengan Kemnaker.
"Tentu kami berharap terus mendapat pendampingan dalam membangun SDM yang ada di UIN ini, dan juga tentu kedepan kerjasama ini dapat diperluas," ungkap Haris.