Presiden Rodrigo Ingin Seluruh Penduduk Filipina Divaksinasi

Kamis, 15/10/2020 08:07 WIB

Manila, Jurnas.com - Presiden Filipina, Rodrigo Duterte mengatakan bahwa pihaknya akan memberikan vaksin virus corona baru (COVID-19) kepada seluruh penduduk Filipina.

Pemerintah bertujuan memberikan vaksin kepada semua warga Filipina, yang menurut Duterte sekarang berjumlah sekitar 113 juta, tetapi prioritas akan diberikan kepada orang miskin, polisi dan personel militer.

"Semua harus memiliki vaksin tanpa kecuali," kata Duterte dalam pidato yang disiarkan televisi larut malam.

Masih terkait dengan vaksin, Duterte juga mengatakan, lebih suka pasokan vaksin COVID-19 datang dari Rusia atau China. Keduanya telah mengajukan permohonan untuk melakukan uji klinis untuk inokulasi mereka di Filipina.

"Bagi saya, China atau Rusia, saya baik-baik saja," kata Duterte.

Selain Sinovac Biotech China dan Gamaleya Research Institute Rusia, Filipina juga mengevaluasi aplikasi unit Janssen Johnson & Johnson untuk melakukan uji coba tahap tiga vaksin COVID-19.

Itu telah melakukan pembicaraan dengan pemasok vaksin potensial lainnya, termasuk pembuat obat AS Pfizer dan Moderna.

Filipina mencatat 1.910 infeksi COVID-19 pada Rabu (14/10), dan 78 lebih kematian, sehingga total di negara itu menjadi 346.536 kasus, tertinggi di Asia Tenggara, dan 6.449 kematian.

Filipina secara bertahap sudah membuka kembali ekonomi untuk memungkinkan lebih banyak bisnis melanjutkan operasi dan lebih banyak orang  kembali bekerja, tetapi pembatasan parsial di dan sekitar ibu kota Manila tetap untuk menjaga penyebaran virus tetap terkendali. (Reuters)

TERKINI
MUI Ingatkan Potensi Percaloan di Balik Wacana War Tiket Haji Trump Sebut Perang dengan Iran akan Segera Berakhir Legislator PKS: Terjadi Ketimpangan Dalam Pengelolaan Mudik 2026 Hukum Mencuri karena Kelaparan, Apakah Diperbolehkan dalam Islam?