Turki Menuding Macron Menabur Islamofobia

Selasa, 06/10/2020 07:59 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Turki menuduh Presiden Prancis Emmanuel Macron menabur benih-benih Islamofobia dengan pernyataannya baru-baru ini yang mengklaim bahwa "Islam sedang dalam krisis".

"Klaim Presiden Macron bahwa Islam dalam keadaan krisis adalah pernyataan yang berbahaya dan provokatif, mendorong Islamofobia dan hasutan anti-Muslim," tulis juru bicara kepresidenan Ibrahim Kalin di Twitter dilansir Middleeast, Selasa (06/10).

"Menjadikan Islam dan Muslim sebagai kambing hitam atas kegagalan Republik Prancis jauh dari kebijakan rasional," tambah Kalin.

Jumat lalu, Macron mengumumkan rencana kontroversial melawan apa yang disebut "separatisme Islam" di negara itu.

Dalam pidatonya, Macron mengklaim bahwa Islam adalah agama yang "mengalami krisis di seluruh dunia".

TERKINI
7 Jenis Pakaian yang Dilarang dan Tidak Sah untuk Salat Silsilah Cucu Nabi Muhammad SAW dari Fatimah Az-Zahra Urutan Bulan Hijriah dan Peristiwa Bersejarah di dalamnya 5 Fakta Tersembunyi Masjid Quba yang Jarang Diketahui