China: Saling Menyalahkan soal COVID-19 Bisa Menimbulkan Bencana Lebih Besar

Selasa, 29/09/2020 06:07 WIB

Beijing, Jurnas.com - Menteri Luar Negeri China, Wang Yi menegaskan bahwa virus corona baru (COVID-19) adalah seruan bagi dunia, dan sikap menyalahkan hanya akan membawa bencana yang lebih besar.

Beberapa hari setelah Amerika Serikat (AS) dan China saling menyerang di platform PBB terkait wabah COVID-19, Wang mengatakan masing-masing negara mengubah tempat internasional PBB yang khusyuk menjadi ruang pertunjukan untuk melayani mereka yang memiliki politik dan kepentingan pribadi.

Baru-baru ini, Negeri Tirai Bambu itu berusaha untuk membentuk kembali narasi pandemi dari wabah awal di Wuhan menjadi kisah keberhasilan China dalam menghentikan penyebaran COVID-19.

Tetapi Negeri Paman Sam telah membuat negara lain mengkritik Beijing karena penanganan epidemi tersebut. China menekan berita tentang penyakit pernapasan ketika pertama kali muncul tahun lalu dan saran awal mengecilkan risiko penularan.

"Selain bekerja sama dan saling membantu, kami tidak punya pilihan lain," kata Wang pada acara yang diselenggarakan bersama oleh Asosiasi Diplomasi Publik China, di mana dia berusaha untuk menempatkan China sebagai kekuatan utama yang bertanggung jawab.

Pernyataan Wang itu kurang dari seminggu setelah Presiden AS Donald Trump menggunakan pidato tahunannya di Majelis Umum PBB untuk menyerang rekor China, dan duta besar AS untuk badan global tersebut mengeluarkan nada marah yang mengejutkan para diplomat.

Presiden ke-45 AS itu dalam pidatonya menuntut tindakan terhadap China karena menyebarkan wabah COVID-19 ke dunia, yang kemudian memicu kemarahan dari Beijing.

"Seperti yang ditekankan oleh Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres, epidemi ini bukan hanya peringatan, tetapi juga latihan krisis," kata Wang.

"Dalam menghadapi tantangan global seperti epidemi, jika kita menempuh jalan kita sendiri atau memperlakukan tetangga kita sebagai musuh, itu hanya akan membawa bencana yang lebih besar," sambungnya. (Channelnewsasia)

TERKINI
Persib Incar Poin Penuh Jelang Lawan Bhayangkara Lampung FC Kalah Tipis dari PSG, Kompany Percaya Bayern Bisa Balikkan Keadaan Luis Enrique Akui PSG Kesulitan Hadapi Bayern Munich 47.834 Jemaah Haji Diberangkatkan, Kemenhaj Ingatkan Patuhi Aturan