Senin, 03/10/2016 11:51 WIB
Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis inflasi bulan September 2016 sebesar 0,22% dengan indeks harga konsumen 125,41.
"Inflasi tahun kalender Januari-September 2016 tercatat 1,97% dan inflasi year on year tercatat 3,07%," ujar Kepala BPS, Kecuk Suhariyanto, di kantor pusat BPS, Jakarta, Senin (3/9/2016).
Inflasi terjadi karena kenaikan harga, yang terlihat dari kenaikan indeks harga, antara lain pada kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau (0,34%); perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar (0,29%); serta kelompok sandang (0,13%).
Kenaikan indeks harga juga terjadi pada kelompok kesehatan (0,33%); pendidikan, rekreasi, dan olahraga (0,52%); dan transpor, komunikasi, dan jasa keuangan 0,19%. Sedangkan kelompok bahan makanan mengalami deflasi (0,07%).
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Bahrain dan Kuwait
Sony Sonjaya Bakal Bongkar Dugaan Keterlibatan Tokoh Besar Dikasus MBG
Wamenhaj Minta Layanan Kesehatan Jemaah RI Gelombang Kedua Ditingkatkan
BPS juga mencatat tingkat inflasi tahun kalender (Januari–September 2016) sebesar 1,97% dan tingkat inflasi tahun ke tahun (September 2016 terhadap September 2015) sebesar 3,07%.
Komponen inti pada September 2016 mengalami inflasi sebesar 0,33%; tingkat inflasi komponen inti tahun kalender (Januari-September 2016) sebesar 2,58%; dan tingkat inflasi komponen inti tahun ke tahun (September 2016 terhadap September 2015) sebesar 3,21%.
Keyword : BPS Inflasi September 2016