Jum'at, 04/09/2020 15:27 WIB
Roma, Jurnas.com - Mantan perdana menteri Italia, Silvio Berlusconi dirawat di rumah sakit di Milan untuk pemeriksaan lebih lanjut setelah dinyatakan positif terkena virus corona baru (COVID-19).
Dilansir dari Reuters, partainya, Forza Italia mengatakan, kondisi medisnya tidak memprihatinkan. Menurutnya, taipan media berusia 83 itu berada di Rumah Sakit San Raffaele hanya untuk berjaga-jaga.
Berlusconi telah berbicara melalui tautan video ke pertemuan pendukung Forza Italia pada Kamis (3/9) dan mengatakan demamnya telah berlalu. "Saya tidak lagi demam, atau sakit, saya ingin meyakinkan semua orang bahwa saya cukup sehat," katanya.
Dokter pribadinya mengatakan, Berlusconi memutuskan untuk melakukan tes COVID-19 setelah berlibur di Sardinia. Pulau Mediterania mengalami peningkatan tajam kasus COVID-19 pada Agustus ketika turis turun ke pantainya.
Tak Cuma Mengecam, Begini Balasan Italia usai Pasukannya Diserang Israel
PM Italia Usul Penangguhan Aturan Defisit UE di Tengah Risiko Konflik
Conte Buka Peluang Comeback Melatih Timnas Italia
Flavio Briatore, teman Berlusconi dan pemilik klub malam Billionaire di Sardinia, juga dinyatakan positif bulan lalu.
Italia, yang dilanda salah satu wabah COVID-19 terburuk di Eropa dengan lebih dari 270.000 kasus yang dikonfirmasi dan 35.500 kematian, menahan penularan setelah puncak kematian dan infeksi pada Maret dan April. Jumlah kasus baru kembali meningkat pada Agustus.
"Saya tidak pernah mengabaikan relevansi COVID-19 maupun risiko yang terkait dengannya," tulis Berlusconi di akun Twitternya pada Kamis (3/9).