Kamis, 03/09/2020 08:20 WIB
Sydney, Jurnas.com - Negara bagian terpadat kedua di Australia, Victoria melaporkan peningkatan tiga digit infeksi virus corona baru (COVID-19) untuk pertama kalinya dalam empat hari.
Dilansir dari Reuters, Victoria melaporkan pada Kamis (3/9), sebanyak 113 kasus baru terdeteksi dalam 24 jam terakhir, naik dari 90 infeksi yang dilaporkan pada Rabu (2/9).
Australia kini telah mencatat lebih dari 26.000 kasus COVID-19, sementara jumlah kematian meningkat menjadi 678 setelah 15 orang di negara bagian Victoria meninggal akibat virus tersebut.
Ibu kota Victoria, Melbourne, kota terbesar kedua di Australia, berada dalam minggu kelima dari penutupan enam minggu. Pihak berwenang dijadwalkan untuk merinci jadwal pelonggaran pembatasan pada Minggu.
Australia Amankan Pasokan 100 Juta Liter Diesel dari Brunei dan Korsel
Australia: Canberra Berkepentingan Atas Terbukanya Selat Hormuz
Perkuat Pertahanan, Australia Siapkan Rp60 Triliun untuk Belanja Drone
Meskipun pembatasan ketat membantu mencegah penyebaran COVID-19 di luar Victoria, namun sebaliknya mendatangkan malapetaka pada ekonomi dengan data resmi pada Rabu (2/9) menunjukkan Australia memasuki resesi pertamanya dalam tiga dekade.