Jum'at, 28/08/2020 07:59 WIB
Pyongyang, Jurnas.com - Pemimpin Kim Jong Un mengatakan, Topan Bavi yang melanda Korea Utara pada Kamis (27/8) hanya menyebabkan kerusakan minimal.
Kim Jong un, yang mengunjungi Provinsi Hwanghae Selatan barat daya Pyongyang, telah mengeluarkan peringatan untuk mencegah kerusakan tanaman dan korban dari topan.
Topan itu juga menyebabkan hujan lebat dan menumbangkan pohon.
"Dia mengatakan bahwa skala kerusakan dari Topan No. 8 lebih kecil dari yang diharapkan, menambahkan bahwa dia sangat khawatir dan dia merasa beruntung memiliki kerusakan sebesar itu," kata KCNA pada Jumat (28/8) merujuk pada pernyataan Kim.
Jepang Uji Rudal, Adik Kim Jong Un Ancam Militer
Tepis Tuduhan Ancaman Siber dari AS, Korut: Tidak Logis
Heaven Lake, Danau di Puncak Gunung Berapi yang Membelah China dan Korut
Korea Utara, yang juga meningkatkan upaya untuk memerangi virus korona baru (COVID-19), menyebut Topan Bavi sebagai badai No. 8.
Kunjungan Kim Jong un terjadi setelah televisi pemerintah KCTV menayangkan adegan kerusakan akibat badai. Hujan deras awal bulan ini yang menyebabkan banjir dan merusak tanaman telah meningkatkan kekhawatiran tentang persediaan makanan di negara yang terisolasi itu.
Kim Jong un memuji pejabat partai karena mengambil tindakan untuk mengurangi korban dan meminimalkan kerusakan akibat badai. Kantor berita negara tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang skala kerusakan tersebut.