Karyono: Politik Dinasti Hanya Isu Elit

Kamis, 27/08/2020 19:48 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Direktur Eksekutif Indonesian Public Institute (IPI) Karyono Wibowo mengatakan, isu politik dinasti hanyalah konsumsi kalangan elit, sehingga tidak berdampak signifikan bagi elektabilitas calon kepala daerah di setiap Pilkada.

"Politik dinasti hanya kalangan menengah atas saja itu. Hanya kelas tertentu yang mempersoalkan isu dinasti," ujar Karyono usai merilis hasil survei IPI secara virtual bertajuk "Potret Dinamika Pilkada Solo: Membaca Peluang Kandidat dan Perilaku Pemilih" Kamis (27/8/2020).

Karyono menjelaskan, isu politik dinasti terbukti tidak berdampak apa-apa bagi mayoritas masyarakat. Sebab isu ini hanya menjadi konsumsi kelompok pendidikan tinggi yang populasinya sangat kecil.

"Seberapa banyak sih kalangan berpendidikan tinggi, seberapa banyak kalangan elit menengah atas. Masyarakat kebanyakan tidak melihat itu," tegasnya.

Hal ini, kata Karyono, tidak hanya terjadi dalam Pilkada Kota Solo, namun di seluruh Indonesia. Buktinya pun sangat banyak di daerah-daerah, bagaimana pilkada didominasi keluarga tokoh-tokoh tertentu.

"Dan yang jelas secara aturan hukum juga tidak ada masalah. Kecuali kalau mengarah pada oligarki itu tidak boleh. Tapi dalam tataran aturan Undang-Undang tidak dilarang keluarga pejabat ikut kontestasi politik. Setiap warga negara berhak memilih dan dipilih dalam politik," jelasnya.

TERKINI
Bacaan Doa untuk Orang Tua Lengkap dengan Artinya Hari Orang Tua Sedunia Setiap 1 Juni, Ini Sejarah dan Makna di Baliknya 20 Contoh Ucapan Hari Lahir Pancasila, Cocok untuk Postingan Medsos Peringatan Hari Lahir Pancasila Setiap 1 Juni, Ini Sejarahnya