Senin, 26/09/2016 11:06 WIB
Jakarta - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan pada Senin (26/9/2016), bergerak melemah tipis sebesar satu poin jadi Rp13.074 dibandingkan posisi sebelumnya di posisi Rp13.073 per dolar AS.
Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta di Jakarta, mengatakan bahwa fluktuasi mata uang rupiah relatif masih stabil terhadap dolar AS, sentimen dari dalam negeri masih cukup mampu menjaga mata uang domestik untuk tidak tertekan terlalu dalam.
"Sentimen positif dari pemangkasan suku bunga acuan Bank Indonesia (7-Day Repo Rate) maupun eforia program amnesti pajak masih cukup kuat menjaga rupiah," katanya.
Ia menambahkan bahwa harga minyak mentah dunia yang bergerak menguat, diharapkan dapat mengurangi tekanan dari mata uang Amerika Serikat.
Takut Ledes, Dinar Candy Tolak Tawaran 1 Miliar dari Pria Hidung Belang
Pekan Ini, Perdagangan Saham Bergerak Bervariasi
IHSG Terkoreksi 67 Poin ke Level 7.097
Terpantau harga minyak jenis WTI Crude menguat 0,70 persen menjadi 44,79 dolar AS per barel, dan Brent Crude naik 0,81 persen menjadi 46,26 dolar AS per barel.