Peserta Upacara PDIP Dibatasi 75 Orang

Minggu, 16/08/2020 17:25 WIB

Jakarta, Jurnas.com - PDI Perjuangan membatasi peserta upacara peringatan detik-detik HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-75 hanya 75 orang.

Hal ini untuk menerapkan protokol kesehatan di tengah Pandemi Covid-19. "Jumlah peserta 75 orang adalah angka simbolik peringatan kemerdekaan Indonesia ke-75," ujar Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Minggu (16/8/2020).

Upacara sendiri akan digelar di Lapangan Banteng yang menandai sejarah pembebasan Irian Barat dari imperialisme dan kolonialisme.

Di tengah lapangan banteng ada patung pembebasan, yakni sosok pemuda kekar yang menjebol mata rantai penjajahan menjadi bukti berakhirnya penjajahan Belanda di Indonesia, dan lengkaplah kesatupaduan wilayah Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

Kata Hasto, semangat Banteng yang menyatu dengan semangat pembebasan menjadi fokus utama PDI Perjuangan. Sebab kesejatian kemerdekaan Indonesia ditujukan agar setiap warga bangsa benar-benar terbebas dari berbagai tata pergaulan hidup yang menghisap.

"Sementara keluar, kemerdekaan Indonesia ditujukan untuk membangun persaudaraan dunia," lanjutnya.

Dengan semangat pembebasan tersebut, Hasto menyebut bangsa Indonesia dilahirkan untuk menjadi bangsa pemimpin.

Makanya PDI Perjuangan terus menggelorakan gagasan besar Bung Karno, agar para pemuda-pemudi Indonesia tergerak nasionalismenya dan tanpa kenal lelah, berjuang untuk kemajuan bangsanya.

"Indonesia Maju dicapai melalui kerja keras; melalui perjuangan; melalui keberanian menempuh jalan berdikari dengan menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, dan mendorong kemajuan di seluruh aspek kehidupan," ungkap Hasto.

TERKINI
OTP Keberangkatan Jamaah Haji dari Bandara InJourney Airports Capai 96% Jelang Puncak Haji, Kemenhaj Ingatkan Bahaya Haji Ilegal dan Cuaca Ekstrem Tahun 2025, Tingkat Kecelakaan ASDP 0,220 Persen Gema Waisak, Menag Sebut Pindapata Ajarkan Kesederhanaan dan Kebijaksanaan