Ketika Jadi Kontroversi, STC Malah Puji Kesepakatan Israel-UEA

Minggu, 16/08/2020 09:15 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua Dewan Transisi Selatan (STC) di Yaman Hani Bin Buraik memuji kesepakatan normalisasi Israel-Uni Emirat Arab (UEA), yang saat ini menjadi kontroversi di Timur Tengah.

Bin Buraik menggambarkan kesepakatan itu sebagai keputusan berani yang diambil oleh pemimpin yang bijaksana, mengacu pada Putra Mahkota UEA Mohammed Bin Zayed.

"Kesepakatan itu meletakkan peta jalan menuju kerja sama bersama antara Israel dan UEA untuk mencapai hubungan timbal balik penuh," tulis Bin Buraik di Twitter dilansir Middleeast, Minggu (16/08)

Ia juga menyampaikan bahwa kesepakatan ini akan memberikan solusi dua negara, membantu rakyat Palestina dan menghentikan perdagangan dengan perjuangan Palestina.

Sementara itu, pemerintah Yaman kembali menegaskan pendiriannya terhadap masalah Palestina dan hak-hak rakyat Palestina. Menteri Luar Negeri Yaman Mohammed Al-Hadrami menyatakan bahwa akan tetap memperjuangkan Palestina.

"Sikap kami jelas dan akan tetap tidak berubah terkait dengan perjuangan Palestina yang merupakan pembentukan negara Palestina dengan Yerusalem sebagai ibukotanya."

TERKINI
Kurban dengan Kambing atau Sapi Betina, Bolehkah? Digitalisasi Pembelajaran Jangkau 3.334 Satuan Pendidikan di Tulang Bawang Ini Sejarah Haji dalam Islam, Muslim Wajib Tahu Diperingati Setiap 1 Mei, Ini Sejarah dan Makna Hari Cinta Sedunia