Senin, 10/08/2020 17:18 WIB
JurnasTV - Instruksi Presiden AS Donald Trump yang akan melarang penggunaan aplikasi WeChat asal Tiongkok ini resahkan sejumlah warga yang telah bergantung pada aplikasi pesan singkat ini.
"Bagi banyak orang, WeChat penting. Semua lewat WeChat. Jual beli makanan, jual beli rumah, jual beli pakaian, jual beli mobil lewat WeChat" kata salah satu pengguna.
WeChat dan TikTok buatan perusahaan asal Tiongkok dianggap ancaman keamanan nasional. Pemerintah AS pun berniat melarang adanya aplikasi asal Tiongkok tersebut dari toko daring asal AS termasuk toko milik Google maupun Apple.
Senate AS pun menyetujui rancangan undang-undang yang melarang pengunduhan TikTok dan aplikasi Tiongkok lainnya di barang elektronik milik pemerintah federal, menyusul RUU serupa oleh pemerintah yang disetujui Juli lalu. Berikut laporannya.
Iran Kutuk Serangan AS yang Hampir Kenai RS Kanker Anak
Benny Harman Ingin RUU Masyarakat Adat Akhiri Pendekatan Keamanan
Filipina Kecam Kartun Rasis dan Provokatif Media Pemerintah China