Rabu, 05/08/2020 15:15 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Korban tewas akibat ledakan besar yang mengguncang Beirut pada hari Selasa telah mencapai 100 dan lebih banyak korban berada di bawah puing-puing.
Hal itu disampaikan Kepala Palang Merah Libanon, George Kettaneh dalam sebuah pernyataan seperti dilansir Wam, Rabu (05/08).
George Kettaneh mengatakan bahwa Palang Merah sedang berkoordinasi dengan kementerian kesehatan untuk mengambil mayat korban karena rumah sakit kewalahan.
Sebelumnya, sebuah ledakan besar melanda ibukota Libanon, Beirut, Selasa waktu setempat (4/8), menewaskan 78 orang dan melukai hampir 4.000.
Korban Agresi Israel ke Palestina Terus Bertambah, Tembus 73.651 Orang
PBB Galang Dana Rp800 Miliar Bantu Korban Banjir Bandang
Tujuh Orang Tewas Akibat Kapal Terbalik di Siprus
Para pejabat mengatakan mereka memperkirakan jumlah korban tewas akan meningkat ketika para pekerja darurat menggali puing-puing untuk menyelamatkan dan mengangkat korban yang meninggal.
Keyword : Ledakan Beirut Korban Tewas