BKPM Sebut Biaya Urus Amdal Capai Rp1 Miliar

Selasa, 04/08/2020 13:50 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) ungkapkan jika pengurusan izin mengenai Analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) cukup sulit dan terhitung masih tinggi.

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan biaya untuk mengurusnya masih cukup tinggi yakni mencapai Rp 1 miliar. Pasalnya pengurusan Amdal untuk investasi kecil cukup memberatkan.

"Amdal tiba ini wajib, tapi kadang-kadang dibuat-buat juga. Contoh, investasi cuma 3.000 meter persegi. Bikin kebun investasinya cuma Rp600 juta, tapi biaya Amdal-nya bisa Rp1 miliar," kata Bahlil dalam webinar, Selasa (4/8/2020).

Dia mengungkapkan biaya tersebut termasuk tembusan kepada Pemerintah Daerah setempat serta konsultan. Hal ini membuatnya bingung dikarenakan biaya itu masuk ke pemerintah daerah.

“Itu hantu itu semua mainnya. Jadi kita mau membantu UMKM atau membunuh UMKM,” katanya.

Dia menamabahkan adanya omnibus law, maka perizinan serta prasyarat investasi disederhanakan. Sehingga lebih efisien dan dapat pula membantu investasi kecil, seperti UMKM.

Investasi dengan skala kecil, tetap dapat mengurus Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UPL). Semantara untuk investasi besar, maka tetap diharuskan mengurus AMDAL.

"Sementara kelas menengah itu UKL UPL-nya tetap ada. Nah kelas besarnya tetap pakai Amdal, tapi syaratnya jangan terlalu banyak dibuat ribet. Kalau dibuat terlalu ribet, nggak akan selesai-selesai apa yang menjadi kepentingan pengusaha," tandasnya.

 

TERKINI
Kejaksaan Tunggu Laporan Hasil Penyidikan Kasus SGD Palsu Polres Tangsel Tata Cara Sholat Istisqo Lengkap dengan Niat dan Bacaannya Ini Lima Ayat Al-Qur`an yang Menggambarkan Hari Kiamat Tiga Doa agar Tidak Menyimpan Rasa Iri Kepada Sesama Muslim