Rabu, 29/07/2020 14:44 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Empat tentara Israel ditahan atas dugaan penyelundupan senjata ke Palestina pada Rabu (29/07) waktu setempat.
Para tersangka, yang ditempatkan di sebuah pos pemeriksaan militer yang terletak di Perbukitan Hebron, selatan Yerusalem, diduga bekerja sama dengan supir truk Palestina dan menyelundupkan barang dagangan, mencuri kendaraan dan senjata ke Tepi Barat yang diduduki.
"Tak lama setelah meluncurkan penyelidikan, kami mengidentifikasi fenomena berbahaya yang melibatkan personel keamanan yang bertanggung jawab untuk menjaga keselamatan publik," kata Wakil Kepala Staf Dudi Hayun dilansir Middleeast.
"Operasi ini adalah salah satu dari beberapa operasi yang dilakukan oleh polisi dan pasukan keamanan dalam upaya untuk meminimalkan kejahatan yang memasuki Israel dari Yudea dan Samaria dan sebaliknya," tambahnya.
Dua Remaja Tewas Ditembak Usai Dituduh Serang Permukiman
Tentara dan Pemukim Israel Lukai Warga Palestina di Dekat Hebron
Senator AS Tuntut Pembebasan Warga AS yang Ditawan Tentara Israel
Penyelidikan penyamaran dimulai beberapa bulan lalu setelah kecurigaan meningkat bahwa tentara Israel mengizinkan kendaraan Israel yang dicuri dan truk-truk Palestina untuk menyelundupkan senjata dan barang selundupan dengan imbalan puluhan ribu shekel saat bertugas.
Menurut World Israel News, selama pencarian di rumah para tersangka, pasukan Israel menyita uang tunai sekitar 160.000 shekel ($ 46.900), dua trailer, komputer, majalah peluru dan amunisi untuk senjata.
Investigasi menghasilkan sepuluh tersangka ditangkap, termasuk empat warga di selatan negara itu, dua warga Palestina dan empat tentara pendudukan yang ditempatkan di persimpangan, yang semuanya saat ini sedang diinterogasi dan kemudian akan dibawa ke pengadilan untuk pemeriksaan.