Rabu, 29/07/2020 15:05 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia (REI) Paulus Totok Lusida akui volume penjualan properti di tengah pandemi virus corona (Covid-19) alami penurunan. Sayangnya, Ia tidak jelaskan secara detail.
"Secara umum penjualan kami saat Covid-19 menurun," kata Paulus dalam diskusi virtual, Selasa (28/7/2020).
Paulus menjelaskan, ada beberapa produk yang kini masih diburu konsumen untuk mempunyai hunian, yaitu di rumah dengan harga di bawah Rp1,5 miliar ke bawah.
"Tapi jangan lihat kalau semuanya iitu rendah. Untuk harga (rumah) Rp1,5 miliar ke bawah itu masih laku keras," ujar Paulus.
NRC Sebut Gencatan Senjata Lebanon `Momen Harapan` bagi Warga Sipil
Fellowship Tanoto Foundation Cohort Dibuka, Ini Kriteria dan Jadwalnya
PGRI Desak Pemerintah Buka CPNS Guru dan Setop Skema PPPK
Seperti diketahui, pandemi virus corona atau Covid-19 juga berdampak kepada penjualan di sektor properti. Tak tanggung-tanggung angka penurunannya mencapai 50 persen bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Founder Panangian school of Property Panangian Simanungkalit mengatakan tren itu terjadi lantaran adanya penurunan di angka pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sehingga, bisnis tersebut pun mengalami perubahan juga.
"Jadi secara umum, dengan pertumbuhan ekonomi yang minus, (penjualan) akan menurun signifikan, sekitar 50 persen," kata Panangian dalam acara Market Review di IDX Channel, hari ini.
Keyword : Properti Rumah REI Paulus Totok Lusida